Marah itu berarti sehat. Seseorang yang terbiasa menahan amarah konon bakal lebih cepat depresi. Hampir tidak ada yang tidak pernah marah di antara kita. Tapi, bisa jadi ada seseorang yang bereaksi begitu berlebihan ketika emosinya tersinggung dan lalu marah besar. Yang lainnya mungkin mengekspresikan marahnya dengan mengumpat-umpat tak berhenti. Yah, memang pada prakteknya orang melampiaskan rasa marahnya dengan cara yang berbeda – beda, kemudian ia akan mudah mengendalikan diri atau justru hal ini berbekas menjadi dendam dalam hatinya.Marah dapat dikatakan sebagai reaksi kuat atas sesuatu yang tidak menyenangkan dan mengganggu pada seseorang. Mulai dari kejengkelan yang ringan sampai yang bener – bener marah dan mengamuk yang menyebabkan munculnya reaksi agresif dan kasar dari orang yang marah ini. Kalo udah kayak gini, bakal muncul deh yang namanya FENOMENA MARAH BERANTAI ke orang lain. Itulah sebabnya mengapa marah sebaiknya dikelola menjadi hal yang konstruktif, dan untuk itu yang diperlukan pada tahap awal adalah memahami mengapa amarah bisa terjadi pada seseorang.
